Martabak Kubang

image

Dulu (dulu bangeeet..) waktu masih tinggal di Bekasi hampir tiap dua hari sekali aku jajan martabak telur yang dijualnya pake gerobak di pinggir jalan.

Biasanya aku beli tiap pulang kuliah atau kerja, kebetulan si abang parkir gerobaknya pas di depan gang rumahku, nah godaan banget kaan.. baru turun dari angkot langsung nyium bau martabak yang lagi di bolak balik di atas penggorengan, terus bayangin si martabak yang masih panas kemepul ini dicelup ke dalam sausnya (apa ya namanya? cuko?), makannya sambil ditiup-tiup bareng sama gigit rawit dan acar timun, uwooooh..

Sayang, begitu pindah ke Jogja gak ada lagi tukang martabak yang menyediakan saus cuko, acarnya pun cuma timun iris, gak ada rasa asemnya.. ya emang sih, lain ladang lain belalang, tapi kan si belalang bisa disuruh piknik biar tau rasanya martabak celup saus! *maksa*

Jadi demi bisa makan martabak celup a.k.a martabak kubang terpaksa deh masuk dapur -__-
Sempat puyeng duluan gimana caranya bikin kulit lebar tipis nan lentur itu, kursus muter-muterin kulit gitu dimana sih? Sampe akhirnya pucuk dicinta ulam pun tiba (artinya?), di salah satu episode Masterchef Indonesia ada challenge bikin martabak telur termasuk juga cara bikin kulitnya yang melar-melar gitu, yaak.. cobain ah!
Tapi karena resepnya gak di share dan aku juga terlalu malas untuk browsing jadi mari kita keluarin jurus andalan ‘kira-kira’

image

Langkah 1: Kulit
1 cup tepung terigu
1/3 cup air bersih
1/4 sdt garam halus

1. Campur semua bahan,  uleni sampai adonan tidak lengket di tangan.
2. Setelah adonan kalis, bentuk seperti bola lalu masukkan dalam wadah bersih yang sudah berisi minyak goreng, pastikan adonan terendam sempurna selama minimal 1 jam.

Langkah 2: Isi

50 gr daging kambing, cincang
3 buah jamur kancing segar, cincang
2 siung bawang putih, cincang
1 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
1 sdt kecap inggris
1/2 sdt merica bubuk
1/4 cup air bersih

1. Tumis bawang putih sampai wangi, tambahkan air bersih.
2. Masukkan daging kambing, masak dengan api kecil sampai air tersisa kira-kira 1/8.
3. Tambahkan kecap manis,  kecap asin, kecap inggris, dan merica bubuk, aduk sampai semua kecap meresap. Sisihkan

3 butir telur bebek, kocok lepas
4 batang bawang daun, iris
1/2 buah bawang bombay, iris
2 batang seledri, iris
1/2 sdt garam halus

Aduk rata semua bahan dan tumisan kambing, sisihkan.

Langkah III

1. Angkat adonan kulit dari dalam minyak, tiriskan. Letakkan di atas permukaan yang rata dan lebar, tekan-tekan sambil dipipihkan, setelah cukup pipih baru digilas sampai lebar dan tipis.
2. Panaskan (pakai api kecil) sedikit minyak dalam wajan lebar yang memiliki permukaan rata (aku pakai teflon), letakkan kulit tepat di tengah wajan tapi gantungkan pinggiran kulit di tepi wajan, jaga supaya tidak masuk ke dalam wajan.
3. Masukkan adonan telur dan ratakan di tengah permukaan kulit, pelan-pelan lipat pinggir kulit satu persatu hingga menjadi persegi empat.
4. Setelah terbentuk rapih tambahkan minyak goreng sedikit demi sedikit ke dalam wajan sampai martabak terendam separuh, tetap goreng dengan api kecil supaya telur matang sempurna dan kulitnya renyah, jangan lupa intip bagian bawahnya untuk melihat sudah gosong atau belum, kalau sudah ada gosong sedikit (itu yang enak!) silahkan di balik 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s